
Limbah plastik yang semakin melimpah di seluruh dunia akhirnya menjadi inspirasi bagi para desainer furniture. Ya, Anda tidak salah membaca! Banyak perusahaan dan desainer yang mulai menggunakan limbah plastik sebagai bahan untuk membuat meubelan furniture yang unik dan ramah lingkungan.
Sejarah Mula-Mulanya
Pada tahun 2018, sebuah perusahaan di Inggris bernama Fulke Walton dan Son Ltd. memulai proyek untuk mengubah limbah plastik menjadi furniture. Mereka menggunakan sampah plastik yang terdiri dari kertas kemasan dan botol-botol plastik yang dibawa pulang dari restoran makan malam mereka.
Proses Pembuatan Furniture
Pada awalnya, desainer tersebut masih harus berusaha keras untuk mengubah limbah plastik menjadi furniture. Mereka menggunakan mesin khusus yang dapat mengolah sampah plastik menjadi material baru.
Beberapa contoh dari furniture yang terbuat dari limbah plastik adalah sofa, meja, dan bahkan tempat tidur! Proses pembuatannya bisa berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Contohnya, jika menggunakan botol-botol plastik, maka material tersebut harus dihancurkan dahulu sebelum diolah menjadi bentuk baru.
Kelebihan dari Furniture Ramah Lingkungan
- Mengurangi limbah plastik yang berlebihan dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan.
- Menyumbang pada pengurangan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh proses pembuatan bahan bakar fosil.
- Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Keterbatasan dan Perspektif
Desainer tersebut juga mengakui bahwa masih ada beberapa keterbatasan dalam penggunaan limbah plastik sebagai bahan furniture. Salah satunya adalah biaya produksi yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan menggunakan bahan lain seperti kayu.
Pada akhirnya, desainer tersebut berharap bahwa pengembangan teknologi dan inovasi akan membantu meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi. Dengan demikian, lebih banyak orang dapat menikmati furniture yang unik dan ramah lingkungan.